2009

KEGIATAN TAHUN 2009

Walaupun dalam waktu yang begitu singkat (hanya setahun berjalan), tahun 2009 memasuki tahap pematangan operasi dan produksi, walaupun dengan mutu dan jumlah yang masih dalam proses standarisasi.

22 Jan 2009 – 02 Feb 2009- Pelatihan dan Sertifikasi Kopi Organik.

Memasuki tahun yang baru, mulai tanggal 22 Januari 2009 sampai dengan taggal 02 Pebruari 2009, Koperasi melakukan kegiatan Pelatihan Processing dan Sertifikasi Organik hampir di 10 Distrik se-Pegunungan Tengah agar petani Kopi dapat mempertahankan kualitas dan kuantitas biji Kopi Arabika kedepan, khususnya di pasaran dunia Internasional.

12 Feb 2009 – KBA menerima Kartu Anggota Petani Kopi Organik.

Setelah berupaya dengan semaksimal mungkin yaitu mendata petani, foto petani, mengidentifikasi kebun kopi secara benar dan teliti, menghitung jumlah pohon kopi, mengisi beberapa formulir sekaligus membuat peta kebun kopi dan dikirim akhirnya Koperasi mendapatkan Kartu Anggota Petani kopi Organik KSU-Baliem Arabica berbentuk permanent artinya lebih baik dari Kartu SIM.

22 Feb 2009-09 April 2009 – Pendistribusian Peralatan Pascapanen.

Sesuai dengan data yang ditampung Koperasi berdasarkan hasil inspeksi lapangan, maka Koperasi mengadakan pembelian peralatan pascapanen dan mendistribusikan ke beberapa Kelompok sebagai langkah awal dalam rangka perbaikan mutu kopi mengingat banyak produk awal yang tidak lolos uji standard karena para peralatan yang tersedia belum memadai pada saat pengolahan.

27 April 2009-29 Feb 2009 – Koperasi Baliem Arabica mengikuti Pameran.

Berdasarkan program Pemerintah Provinsi Papua untuk menyelenggarakan Pameran Industri di GOR Jayapura yang diresmikan oleh Menteri Perindustrian RI, maka Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberi kepercayaan kepada kami untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kami beryukur karena dalam kesempatan itu Koperasi dapat berdialog dengan Bapak Gubernur Papua dan Bapak Menteri Perindakop.
Pada saat Gubernur Provinsi Papua mengunjungi Stand Koperasi beliau memerintahkan kepada Kepala Dinas Perindagkop agar sesegera mungkin menindak-lanjuti bantuan pemerintah untuk pemberian pinjaman Kredit UKM kepada Koperasi.

18 Mei 2009-19 April 2009 – KBA Mengikuti Pameran Industri Unggulan Daerah

Program berikut Gubernur Provinsi Papua adalah membuka RAKER Bupati wilayah dua meliputi 8 Kabupaten se Pegunungan Tegah di Wamena bertempat di Gedung Sosial GKI Wamena. Pada kesempatan itu juga Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberi kepercayaan kepada KBA untuk menunjukan kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten bahwa “KOPI BALIEM ARABICA ADALAH PRODUK UNGGULAN PEGUNUNGAN TENGAH YANG TELAH BERHASIL MENEMBUS PASAR DUNIA”. Kita semua patut bangga bahwa Bapak Gubernur mendukung penuh program Ekspor.

Pada saat Gubernur Papua mengunjungi Stand Koperasi dan merasakan Kopi Baliem Arabica menyatakan, “Memangkopi Baliem Arabica sangat enak dan uarbiasa.” Kemudian beliau memerintahkan kepada Penasehat Dr. A. Sumule dan Kepala Dinas Perindagkop Provinisi Papua untuk mengurus Trade Mark (merek dagang) dan izin produksi Kopi Baliem Arabica. Setelah itu beliau katakan, “Setelah itu saya mau lihat marginnya.” Selanjutnya beliau katakan, “Apa yang adik-adik bisa lakukan laksanakan saja, tetapi yang mereka tidak mampu lakukan pemerintah harus membantu mereka. Perindagkop dengan Perkebunan Provinsi harus membantu mereka.”

12 Juni 2009 – KBA terima Sertifikat NOP dan Sertifikat EC dari CERES

Suatu kebanggaan yang luar biasa sebagaimana kata Rasul Injil Papua “Izaac Samue Kiijne” bahwa “barang siapa yang bekerja secara jujur dan adil di negeri ini, ia akan melangkah dari satu tanda keheranan kepada tanda keheranan yang lain” (Tayangan TV Papua). Keberhasilan ini bukan semata-mata untuk KBA tetapi untuk semua petani yang ada di Pegunungan Tengah karena merekalah yang akan memperoleh keuntungan selain itu nama baik pemerintah akan terangkat. Artinya Petani/masyarakat sejahtera berarti Pemerintahlah yang berhasil.

02 Mei 2009-Agustus 2009 Pembelian Kopi Gabah Standar Ekspor

Tujuan berikut Koperasi Baliem Arabica adalah membuka pasaran Kopi secara Global maka Koperasi didukung penuh oleh USAID-AMARTA dengan tidak lelah menjalin hubungan kerjasama dengan importir yang bertaraf internasional. Salah satu importir yang sudah Kontrak kerjasama dengan KSU-Baliem Arabica adalah perusahaan kopi terbesar di Amerika yaitu Starbuks. Perlu diketahui secara jujur bahwa Ekspor perdana 12 ton yang dikirim tahun 2008 tidak memnuhi standar maka kopi tersebut telah dibeli oleh beberapa perusahaan anak dari Freeport. Namun kita masih punya kesempatan terakhir yaitu Ekspor tahun 2009 sesuai permintaan Starbuks 18 Ton. Untuk itu, Koperasi akan bekerja secara maksimal untuk meloloskan program ini, tetapi Pemerintah sebagai orang tua dari Koperasi perlu didukung dengan berbagai hal khususnya dari Dinas Perkebunan/Pertanian dan Dinas Koperindag.

13-15 Agustus 2009 – KBA mengikuti Pameran 17-an di Wamena.

Koperasi Baliem Arabica beberapa kali mengikuti kegiatan pameran baik pada tingkat Provinsi maupun Kabupaten di bawah anjungan Dinas Perkebunan, namun pameran dalam rangka penyambutan HUT Proklamasi RI Tanggal 17 Agustus tahun 2009 ini agak berbeda. Berbeda bukan karena situasi melainkan ada tanda kemajuan, yaitu KBA tampil sendiri dengan membangun sebuah anjungan Koperasi. Keunikan saat itu adalah dari sekian Stan yang ada hanya satu diantaranya Stand milik putra daerah sebagai perwujudan hargadiri Bpk Bupati sebagai Putra Daerah dan hanya satu itulah simbol perputaran uang rakyat.

Bupati Jayawijaya saat mengunjungi Stand Koperasi menyatakan bangga atas keberhasilan yang telah dicapai oleh putera daerah dan pada saat bersamaan memanggil dan memerintahkan Kepala Dinas Perkebunan dan Perindagkop Jayawijaya untuk memfasilitasi kegiatan Koperasi dengan pertama-tama menyerahkan asset KOPERMAS Jaywijaya yang adalah milik Pemda Jayawijaya kepada KSU Baliem Arabica.
02 Oktober 2009 – KBA menerima Tamu Kehormatan dari Freeport, USAID, DAI-AMARTA dan LPMAK.
Merupakan suatu penghargaan dan kehormatan tertinggi bagi Koperasi Baliem Arabica menjelang tahun ke dua perjalanan Koperasi, kami dikunjungi oleh satu Tim Ekonomi Gabungan dari Freeport Mr. Paul dan Mr. Arief Latief beserta Staf, dari Pimpinan USAID Mr. Paul & Mark, dari DAI-AMARTA Mr. David Anderson dan dari LPMAK Mr. Charles serta dari PADA Mr. Kornel Gartner. Koperasi merasa bangga karena para tamu tersebut diterima oleh Pemerintah Jayawijaya dalam hal ini Bupati yang diwakili oleh Kepala Dinas Perindakop yaitu Bapk Wicklief Wakerkwa, S.Sos.

Pengurus Koperasi melaporkan perkembangan dan kendala serta kebutuhan-kebutuhan yang mendesak kepada para tamu. Tanggapan dari Mr. Paul agar kegiatan bisnis dijalankan duluan daripada melengkapi peralatan dan perlengkapan kantor duluan karena hasil bisnis akan mendatangkan semua yang diperlukan.

Selain itu pertemuan ini menghasilkan penandatanganan MoU pinjaman lunak dari PT Freeport Indonesia untuk mendukung kegiatan Koperasi.

05 Nop- 2009 Pelepasan Kopi (Ekspor) tahap ke-2 oleh Bupati Jayawijaya.

Setelah melalui suatu usaha yang melelahkan, akhirnya tahun ini Koperasi Baliem Arabica dapat melepaskan Biji Kopi kualitas eksport tahap ke-2 pada tanggal 05 Nopember 2009, satu bulan lebih cepat dibanding tahun lalu atau ekspor Perdana pada 11 Desember 2008 oleh Karateker Bupati Jayawijaya Washinton Turnip, SH, MM. Eksport tahap kedua dipimpin langsung oleh Bapak Bupati Jayawijaya J.W. Wetipo, S.Sos, M.Par di hadapan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua, Bpk. Ir. Melkias Monim dan Para Kepala Dinas Perkebunan & Tanaman Pangan serta Para Kepala Dinan Peternakan & Perikanan se-Provinsi Papua.

07 -31 Nopember 2009 Proses finishing Kopi di Gudang Kopi Harapan.

Setelah dilepas oleh Bapak Bupati melalui acara pelepasan yang sederhana, maka Kopi Biji Hijau yang diproses secara khusus sesuai standart eksport tersebut dikirim ke Jayapura menggunakan armada Pesawat Deraya Air. Kopi sebanyak 12 Ton tersebut dikirim bertahap selama 3 hari.

01 Desembr 2009 Pembangunan Kantor KBA dimulai.

Koperasi Baliem Arabica dengan bantuan dana dari Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Dinas Perkebunan dan Peternakan didukung juga dari DAI-AMARTA memulai peletakan pembangunan Kantor Koperasi sekaligus Packing dan Sorting seluas 8 x 12 CM di Jalan Bayangkara Wamena.

05 Desembr 2009 Penyerahan bantuan 2 Unit Mobil dari DAI-AMARTA.

Adalah hadiah NATAL THN 2009 yang luar biasa bagi orang Koteka yang adalah petani kopi Baliem. Ini memang peristiwa yang sangat mengejutkan sekaligus terpukul dan terharu karena ini hal yang tidak pernah ada dalam pikiran saya dan memang itu tidak mungkin sesuai dengan MoU yang ditanda-tangani bersama. Tetapi ini adalah benar-benar peristiwa Kasih dan Kemurahan Tuhan melalui hamba-Nya yang ingin mendorong Koperasi agar bekerja lebih giat lagi.

Pada bulan Desermber pula PT Freeport Indonesia merealisasikan janji dalam kunjungan sebelumnya ke Kantor Koperasi dengan menguncurkan dana sebesar Rp.200.000,- (Terbilang: Duaratus Juta Rupiah) dengan perjanjian ditutup oleh Koperasi dalam kurun waktu setahun. Koperasi telah mengembalikan dana pinjaman dimaksud tetapi mengalami kendala di akhir tahun 2010 oleh karena pemasukan dana yang kurang daripada seharusnya yang menyebabkan Koperasi tidak sanggup melunasi pinjamannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>